Bumi Terancam Hantaman Asteroid Apophis pada 2029

October 3, 20078 komen

MOSKOW: Satu asteroid yang ditemukan pada 2004, dapat menjadi ancaman bagi bumi pada 2029, kata Direktur Institut Astronomi di Rusia, Senin. Boris Shustov pada forum internasional mengenai luar angkasa, mengemukakan bahwa asteroid Apophis, yang akan melintasi orbit bumi pada 2029 dengan jarak 27.000 kilometer, karena sesuatu hal, dapat menghantam bumi pada 2029.

Ledakannya dapat melebihi ledakan Tunguska pada 30 Juni 1908, yang merusak lahan seluas 2.150 kilometer persegi di Rusia dan merobohkan lebih dari 80 juta pohon di Kawasan Krasnoyarsk di Siberia.

Ledakan di udara yang berasal dari meteor itu kekuatannya diperkirakan antara 10 dan 20 megaton TNT, setara dengan seribu kali bom atom Hiroshima. Ledakan itu dapat menimbulkan gelombang kejut sekitar 5,0 pada Skala Richter.

Asteroid itu tampaknya tidak akan seperti cerita-cerita di film Hollywood, karena teknologi modern memungkinkan orbit asteroid itu dikoreksi dengan menggunakan sebuah satelit kecil, kata Shustov.

“Meledakkan asteroid adalah langkah yang kurang bisa diperhitungkan, dan satu pendekatan lain yang lebih hati-hati telah tersedia sekarang,” katanya.

Dia mengatakan, sebuah mikrosatelit yang berisi 10 liter bahan bakar dapat memperbaiki jalur benda luar angkasa itu.

Bulan lalu, sebuah benda misterius yang diyakini sebagai meteor, jatuh ke bumi di kawasan terpencil di Peru dan mengakibatkan kawah berdiameter 30 meter dengan kedalaman enam meter. Para penduduk setempat termasuk polisi yang mengumpulkan contoh dari lokasi kejadian, mengeluh muntah-muntah dan mual. (Ant/OL-03)

Dikutip dari mediaindonesia.com.

———–

Kapasitas ledakannya diperkirakan setara dengan 1000 kali bom atom Hiroshima, kita bisa bayangkan betapa dahsyatnya jika ini benar terjadi. Insha Allah para ilmuwan kelak akan menemukan cara untuk memproteksi bumi dari kemungkinan kiamat kecil ini.

Google
  • Agam

    Soal benda yg jatuh di Peru itu, aku rasa koq bukan meteor, tapi satelit. Satelit yg sudah kadarluasa akan jatuh ke bumi. Dan satelit memiliki kandungan yg beracun, seperti batrainya,bahan bakar, dll. Dan memang tidak boleh disentuh oleh manusia. Jadi mungkin yg menyebabkan mual2 itu karena keracunan zat2 berbahaya dalam satelit tersebut.

  • Abi Bakar

    Yup saya pernah baca katanya satelit mata-mata USA untuk memata-matai IRAN. Satelit tersebut dijatuhkan oleh Amerika sendiri, ini menurut laporan badan analisa intelegen militer rusia

  • aroengbinang

    isi langit masih menyimpan banyak misteri, demikian juga isi bumi. keingintahuan dan penelitian akan sedikit demi sedikit menyingkap rahasia itu, dan akan menjadi sumber kekuasaan bagi yg tahu bagaimana mempergunakannya. semoga ilmuwan kita tidak mau ketinggalan

  • ence

    bos minta artikelnya bwat blogs sayah…lumayan bwat pengetahuan…trims

  • Abi Bakar

    @aroengbinang, benar bang langit teramat luas dan teramat kompleks, dan butuh penelitian untuk menyingkap lebih banyak rahasia lagi.

    @ence, silahkan fren…

  • 1010

    ooooo mudahan saya s’dah kawin kalo ini terjadi

  • Faulina

    Saya sebagai muslim percaya terhadap hari kiamat.Segala sesuatu pasti ada prosesnya begitupun dengan kiamat pun pasti ada prosesnya.Proses terjadinya kiamat dapat melalui fenomena alam seperti jatuhnya meteor besar ke bumi.Hal itupun sudah tercantum dalam ayat-ayat Al-qur’an.Seperti terbentuknya bumi membutuhkan proses yang sangat lama.Sama halnya dengan terjadinya kiamat butuh proses yang cukup panjang.

  • http://bloggerinside.co.cc indra

    waduh……..bumi terancam ne