Sakti A Sihite Seorang “Rasul” Copy-Paste?
Banyak sensasi terjadi di Facebook, masih hangat dalam ingatan tentang Evan Brimob dengan status provokatifnya yang menuai banyak kecaman dan sebelumnya group Anti Megawati dengan respon luar biasa dan banyak lagi sensasi lainnya yang lahir dari situs jejaring sosial raksasa ini, kini muncul lagi seorang Facebooker bernama Sakti A Sihite mengaku sebagai rasul, ia menyatakan bahwa dirinya resmi di lantik menjadi rasul pada 13 September 2007 saat itu ia melihat ruh Tuhan dalam wujud cahaya hijau:
“Cahaya/energi tersebut menyuarakan, ‘engkau adalah rasulullah, engkau adalah rasulullah…’ berulang-ulang. Tiga minggu kemudian saya mendeklarasikan kerasulan saya,” ia menuliskan.
Selain menggunakan Facebook sebagai sarana syiar, Sakti A Sihite juga mempromosikan ajaran-ajarannya di blog pribadinya, oh iya “rasul” ini juga seorang blogger loh, di blog itu ia menulis beberapa hal di antaranya:
1. Praktek berbuka puasa umat Islam Suni selama ini SALAH, karena berbuka bukan di saat malam. Menurutnya berbuka bukan di saat waktunya = tidak berpuasa
Ket: Namun perlu di ketahui bahwa praktek berbuka puasa hingga malam (al-lail) telah di lakukan kaum Syiah sejak tempo doeloe
2. Menyatakan para perawi Hadis seperti Imam Bukhari dan Imam Muslim (juga dkk) melakukan dusta dan mengatributkan dusta mereka kepada nabi Muhammad.
Ket: Begitupun kelompok yang di kenal dengan Quran Only yang di pelopori Edip Yuksel, menolak hadis dan sebagian mereka (atau semua) mengatakan perawi Hadis adalah pendusta
3. Mempermasalahkan panggilan Allah atau Tuhan, disini Sakti Sihite berusaha meluruskan bahwa ke 2 nama tersebut bermakna sama jadi tidak ada ekslusifisme
Ket: Topik ini pun sudah menjadi bahan diskusi sejak lama antara sesama muslim, dan bukan masalah esensi, jika umat Islam memanggil Tuhannya dengan Allah tidak akan berimbas negatif pada kadar keimanannya, terlebih lagi kata Allah berarti the Supreme God untuk menunjukkan superioritas terhadap ilah-ilah sembahan pagan
Dan banyak lagi isu usang di angkat di blognya, banyak pihak telah mendiskusikannya sejak dulu dan tidak satupun dari mereka menyatakan diri sebagai rasul hanya karena mengajukan masalah seperti Sakti Sihite ajukan sekarang ini.
Secara praktek Sakti Sihite tidak ubahnya seperti rekan-rekan pengasong liberalisme (JIL, JEM, JIE), hanya melakukan repeatation (pengulangan) atau comot sani-comot sini atau copy paste dari isu usang, seolah-olah mereka adalah para reformis yang mendobrak, mengkritik dan mengkoreksi cara beragama yang sudah mapan.
Sebagian lain demi keuntungan finansial, jabatan atau apalah namanya dan sebagian di antaranya demi sensasi.
Figur seperti Sakti A Sihite akan tenggelam sejalan waktu, namanya akan pudar sama sekali – tidak lagi terdengar – kecuali sebagai memori singkat mengenang masa lalu dalam perbincangan antara 2 sahabat di kemudian hari. Manusia seperti ini akan terus ada hingga akhir jaman, sebagai penguji juga motivator umat Islam
-
http://pusatinformasianda.co.cc/ demibara
-
http://pancallok.blogspot.com/ Panca
-
http://panca.yehia.org/mbah-gendeng/ Mbah Gendeng
-
http://www.adeshendra.com/ adeska
-
http://opelangi.blogspot.com/2009/10/kerja-keras-adalah-energi-kita-untuk.html AdEdosol
-
http://www.facebook.com/home.php?ref=home#/ghiank.kool?ref=name ghiank kool
-
http://masedi.net MasEDI Belajar Ngeblog
-
Abah T. A.
-
http://tubir.blogspot.com tubir
-
tya
-
http://annangmustofa.com Annang Mustofa
-
http://annangmustofa.com Annang Mustofa
-
http://ads-revolution.blogspot.com mift
-
Ical
-
http://matkavakuutuss.blogspot.com/ matkavakuutus







