Untung selama karir saya ngeblog hal ini tidak pernah terjadi, karena membuat orang marah bukan lah tujuan saya ngeblog, melainkan membuat orang senang, terhibur, tertolong bahkan tertawa atau kalau bisa mendapatkan duit dari blog ini adalah tujuan saya. Ide membuat posting ini muncul dikarenakan tadi saat berselancar di rimba internet, saya menemukan judul “Does Your Website Make People Angry?” artian bebasnya adalah Apakah Website Anda Membuat Orang Lain Marah?
Kalau difikir-fikir tulisan-tulisan yang kita publish di blog masing-masing bisa saja membuat orang marah, bahkan di sengaja maupun tidak. Karena kata yang kita pilih bisa saja menyinggung perasaan orang tanpa disadari, lalu siapa yang salah? Yang pasti bukanlah kita, namun orang tersebut yang salah, kenapa pula kalau lagi marah malah Blogwalking?! Kalau lagi BW jangan sensi dong:)), kalau lagi sensi mending tidur, shalat atau nonton kartun tom and jerry tuh di TV (masih di statiun tv apa yah?)
Tentunya membuat orang marah bukan tujuan siapapun ngeblog, marah tidaknya gimana kita menyikapinya. Kalaupun ada kata yang menyinggung perasaan, ada baiknya di sikapi dengan simpatik atau paling tidak diacuhkan agar tidak semakin gondok.
Jadi teringat beberapa waktu lalu saat blogwalking di blog bule, disalah satu postingnya ia menghina para pengikut Paid reviews karena di analogikan sebagai “Pelacur”, yang menjual diri kepada Advertiser demi uang. Kemudian direspon oleh banyak pihak, tentunya oleh para aktivis paid reviewer. Terjadilah perang, kata-kata abstrakpun bergentayangan seperti F**K, jERK, D*MN dan sebagainya.
Si penulis diblog itu tidak perduli dengan amarah para pengunjungnya, karena dia merasa benar. Saya akui si penulis posting itu mempunyai alasan benar untuk tidak setuju dengan program paid review, namun cara menyampaikannya (menurut saya) tidak benar. Imbasnya ada beberapa pengunjungnya memutuskan berhenti beralangganan RSS diblognya dan berhenti menjadi pengunjung setia.
Kalau begini siapa yang rugi? Tentu ke 2 belah pihak merugi, si pemilik blog kehilangan pengunjung dan sipengunjung juga. Komunikasi adalah media untuk menyampaikan maksud kepada pihak lain, namun bisa menjadi senjata makan tuan jika disampaikan secara salah.
Jadi lebih baik memakai kalimat yang pantas untuk menyampaikan maksud yang benar. Bagaimana dengan rekan-rekan, pernahkah membuat pengunjungnya marah? di sharing ya:D
Silahkan Bagikan Artikel Ini Kepada Dunia:
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
Wednesday, August 13th, 2008 | Diskusi with
Feedburner dengan RSS |
Update lewat Email |
Waduh jangan-jangan saya sudah membuat pengunjung marah nih, paid review sudah mulai banyak di blog… harus bikin pengumuman…
eeeeeeeeeeiiiittt lupa bi… PERTAMAXXX
hehe
[Reply]
Abi Bakar Reply:
August 13th, 2008 at 5:31 am
Gpp dong kalau banyakin paid review, asal jangan ngatain aktivis paid review aja, bisa2x diserbu, udah tau masa paid review sgambreng jumlahnya :d
eiiit juga lupa….keduaaX!!!
[Reply]
kalo kata pelacur diatas itu sangat buruk untuk komunikasi apalagi dalam blog. weh..weh moga blogger Indonesia masih mengikuti norma-norma yang berlaku yach
[Reply]
haduh.. jangan sampai deh pengunjung blog ku ada yang marah, kalo yang marah bukan blogger sih masih mending, tapi kalo blogger2 yang marah bahaya itu
[Reply]
pernah.. wkt posting IPDN sama posting PILKADA.. heheee
yg ga terima ya marah2 gitu deh..!
buseeettt biasa aja kaleee, masa smua org hrs seragam pikiran nye. ya ngga? heheee
trus ada juga tuh yg tersungging gara2 dibilang suka fastread n komentar ga nyambung.. walhasil koment balik kaya org darah tinggi gituh..
yaelah, yg begonoan mah mending gausah begaul dah, apa2 kaga terima.. udah kaya cewe mo PMS ajah.. jgn2 PMS Lekong tuh.. huahhh capppe deeehhh!
[Reply]
dijaman baheula, tepatnya saat maria antoinette lebih berkuasa drpd suaminya, Louis sang raja prancis. pertaturan bagaimana bersikap di meja makan sempat dibuatnya. Aturan yang kemudian kerap disebut sebagai etiquete. orang sekarang menyebutnya dengan table manner. belakangan sy sering mendengar tentang kode etik berinternet yg diberi sebutan Netiket. Terlepas dari muasal etiket itu ada. dan (juga, dari)kefanatikan blogger terhadap aliran paiding-nya. saya kok lebih setuju dgn gagasan Kang Abi untuk menumbuh-suburkan code of conduct dalam dunia blogging.
Setidaknya hal tersebut membuat saya melupakan jargon tentang pelanggar etiket seperti saat masih mengaji di surau kecil tempat kakek saya mngajar. jargon yang sebenarnya disitir dr perkataan sang nabidan diubah redaksionalnya menjadi:” man tarokal adab, wajab al santab”. siapa yang meninggalkan adab (tatakrama) maka wajib hukumnya untuk disantab (jawa: digebukin) hehehe
[Reply]
hmmm,., kurang tau juga yah, tpi selma ni sih blum pernah, n jangan sape ah kya gitu
Btw, maaf kang saya dh dftar dluan baru baca emailnya.
[Reply]
syukurlah selama ini ga mengalami hal-hal begitu
[Reply]
syukurlah selama ini aman-aman saja..malah kadang saya yang dibuat marah ulah pungunjung yang rada aneh2
[Reply]
untung belon pernah ada yg marah di blog saya
[Reply]
ga pernah sich blogku dimarahi orang tapi di spam orang sering. hehehe
[Reply]
menurut Abi, blog Panda buat Abi marah ga ?
[Reply]
Wah…saya pernah di maki-maki bang…
gara-gara isi posting saya….he..he..
Ya biarin aja lah….
[Reply]
pernah pak wutu saya bagi themes premiuum aku di maki maki dalam bahasa ingris
[Reply]
Tulisan Jovie sih gak pernah bikin orang lain marah, tapi Jovie jadi pengen marah baca artikel ini….
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untung selama karir saya ngeblog hal ini tidak pernah terjadi
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sekarang pernah ..WEK!! hayoo..tanggung jawab!!
[Reply]
ada hitam ada putih, ada atas ada bawah, ada utara ada selatan, kesimpulannya ada yang marah ada yang seneng
[Reply]
kalo saya sekarang ini sebisa mungkin menggunakan bahasa yg tdk membuat org tersinggung. kan lucu klo gara2 ngeblog jd kopdar utk berantem. lbh baik diskusi atau berdebat tp tetep saling jaga silaturahmi.
eniwei, pernah jg tu di blog apa itu sy lupa, ttg penulis puisi yg puisinya diprotes banyak org krn dinilai SARA. wah itu komentarnya pedes2 & blak2an, bahkan tdk menyembunyikan identitas.
[Reply]
klo mata merah ? kurang tidur kali… he2 trims mas dah berkunjung ke blogku…
[Reply]
Pernah sieh bkin pengunjun blog marah2…cuman gimana lagi jadi tiap bikin artikel mesti harus ati2…tapi dengan begitu saya banyak belajar paling tidak kita bisa lebih menghargai org lain dan nggak asal buat artikel.
[Reply]
klo komentar saya ada yang bkin tersinggung mungkin ada tapi udah baekan lah.. udah normal2 ajah
[Reply]
Menurutku tergantung dari kesadaran dari sang pengunjung dan pemilik blog. Karena tujuan dari ngeblog ini sendiri, di sebabkan oleh berbagai macam argumentasi, idea dan lain-lain yang berbeda-beda.Tak ada bedanya dengan Chatting di Yahoo messenger.Enaknya di blogger kita bisa beragumentasi secara leluasa dan menyeluruh.
Blognya Abi nggak pernah bikin marah, justru bikin ingin tahu idea-idea anda yang baru terus….
[Reply]
blog saya nyante2 aja.. lha wong postingnya juga nyante2 aja….. kekeke…
[Reply]
sebuah posting yang sangat informatif …
Pengalaman berharga telah saya dapatkan di blog ini …
Good posting …!!!
[Reply]
Komen aaahhhh
*mudah2an ga bikin marah*
Blog saya, mungkin bisa bikin teman yang berkunjung (terutama yang rajin) marah …
Soalnya, gak pernah (baca: jarang) di-update siiyy
*kaburr.. takut dimarahin*
[Reply]
aku pernah bikin orang marah…soalna aku ngopi paste.. padahal udah aku lampirin sumberna… padahal juga dari situs free artikel
[Reply]
hohoho begitulah orang bule… beda adat mas, ntar saya mo coba bikin posting perbedaan adat orang bule ama orang indo dlm ngeblog
hihihi…
sekalian kenalan ama blog bhs Indo nya nich
[Reply]
wah ternyata udah ninggalin ketauan blog barunya
wkkwkwkw… setting niatnya mo disimpen dulu ampe jadi hahaha… iya sip linknya dicoba
moga2 aja kali ini sukses disitu hahaha… sorry nich jarang keliling, dah mulai kuliah lagi wkwkkw…
[Reply]
@Paman Gober, alhamdulillahs sjauh pengetahuan memang blogger Indonesia belum sampai pada taraf sevulgar itu dalam mengkritisi fihak lain
@Jimmy, ho oh jangan sampe mas
@Novee, ho oh posting IPDN nya seru saya kan juga sempet terlibat nulis panjang lebar disitu…:))
@Gus, kalau saya lebih respek dalam berkomunikasi mengedepankan etika, dari pada melemparkan kata2x seenaknya tanpa fikir perasaan orang lain. watch our word if u dont want to be SANTABBED…:))
@Khotib, gpp kang dan maaf yah udah kirim email tanpa kasih tahu terlebih dahulu
@Tony, baguslah kang
@OOM, mungkin karena mereka ingin dimanja kali om:))
@Bozz, untunglah dan kedepannya pun jangan sampe yah
@Shaleh, sama dong:))
@Panda, hm sjauh ini belum pernah, tapi kalau buat saya jadi pinter, sring!
@Sahrudin, hehehe iyalah cuek is the best!
@Ronggo, mungkin empunya theme tuh:D
@Jovie, waduh akhirnya ada yang marah juga…ampuuun…ampuuun (sambil ketakutan:)))
@Sandra, itu pasti karena hidup terlalu berwarna dan bersebrangan.
@Zee, setuju! debat dan diskusi jauh lebih baik dibanding ngamuk2x dan keluarin kata2x kasar.
@Aha, atau jangan2x lagi sakit mata?…makasih2x kembali juga dah mengunjungi blog Abi:D
@Diah, betul, minimal bisa menjadi pedal rem buat kita mba’
@Badoer, bagus tuh marahan tapi baikan lagi
@Regi, stuju ngeblog itu media agar suara kita didengar dan nyampaikan unek2x…dan makasih untuk apresiasinya kepada blog Abi:D
@Anang, posting2x diblog ente slain nyante juga berisi, luar biasa:D
@Abang, makasih bang
@Gaia, nah Gaia ini sebagai contoh seorang blogger yang malesnya aja bikin orang marah…payah ah! hehehehehe
@Rizoa, mungkin orang yg punya artikel lagi sakit gigi mas, jadi bawaannya pengen marah terus.
@Mxyplk, tapi ga semua bule yg begitu kok, kalau yg santun yah santun…ok ditunggu yah postingnya friend
[Reply]
mudah-mudahan jangan sampe bikin orang lain marah.aye kan cuma pengen berkarya aje cmiaw
[Reply]
Paling kalau ada yang marah diblogku, gara-gara nyasar cari mp3 gak ketemu.
[Reply]
Menurut saya sebagai newbie di dunia blog, blog itu adalah kebebasan kita berekspresi, berkarya, menumpahkan segala curahan hati yang di kemas sedemikian rupa dan di simpan di dunia maya dan di sebarkan ke jaringan global yang bisa di akses oleh siapa aja, jadi wajar kalau penulis blog tersebut punya pendapat sendiri ttg paidreviews ( saya aja blm ngerti paid reviews :D). Saya setuju dengan kang abi walaupun bebas tapi harus ada batasnya, dan itu kembali ke kita apakah kita dapat menghargai pendapat orang lain atau malah bersitegang dengan pendapat yang berbeda. Kalau saya sih HAPPY BLOGGING aja
[Reply]
Apakah blog saya bkn marah ya?

Kyknya sih gak pernah deh. Gak tau ya klo yg marah trus lgsg kabur, and gak balik lg.
Ya mg2 gak ada yg marah deh, trmsk kmrn pas server blog sy kena hack.
[Reply]
@Ipanks, mudah2x an
@Mochal, makasih komennya, saya stuju
@Abbie, mungkin juga bbie yg marah pada minggat:D
[Reply]
kalo marah kayaknya gak, tapi pernah ada yang sedih pas saya posting tentang birokrasi dengan pegawai negeri yang super lemot.. yah salah saya juga sih saya agak2 ‘men-generalisasi’ kalo urusan dengan pns itu lemot semua ..padahal ada juga yang bener2 serius kerja. nah yang sedih itu kayaknya emang tergolong yang serius bekerja. hehehe
pas awal2 ikutan paid review dan kebanjiran job juga ada yang marah2 ngatain blog saya ndak mutu.. ya sutralah mau gimana lagi,,pendapat orang khan emang berbeda-beda..
[Reply]
wah.. saya pernah tuh.. posting tentang MLM. ada yang marah hehehe.
[Reply]
mike dataaanngg….
kayaknya sih blom pernah ada yg marah krn postingan yg menyinggung..ah..moga2 ga akan pernah ada yg marah deh,kalopun suatu saat ada berarti dia ga enghargai pemikiran orang lain..:)
[Reply]