Spam Email Tawarkan Produk Lokal
Mungkin sudah 3 atau 4 bulan terakhir ini inbox email saya cukup sering di kirimi tawaran berupa produk, keanggotaan (membership) dan “kesempatan jadi kaya waktu cepat” dari orang maupun yang mengaku badan usaha yang tidak pernah saya kenal dan sejauh ingatan saya sama sekali tidak pernah memberikan alamat email saya kepada mereka.

Dan semakin hari semakin sering saja mereka mengirim email menawarkan sejuta kesempatan dengan warning ini merupakan kesempatan terbatas! Perlu di ketahui, mereka adalah orang kita (Indonesia) bukan orang asing dan email mereka menawarkan produk lokal. Dan saya mulai curiga, jangan-jangan ada yang menyalah gunakan kepercayaan.
Jujur saya belum tahu pasti bagaimana mereka dapatkan alamat email saya, kemungkinan yang ada di kepala, mereka mengumpulkan alamat email dari para komentator yang memberi komentar di blognya seperti yang pernah saya bahas di cara nakal bermain afiliasi atau juga via Twitter seperti yang pernah saya bahas di Twitter dapat memberikan email ke Spammer!
Karena seringkali email tersebut tidak menyebutkan nama saya, artinya mereka mengirimkan secara massal dengan memberi kata pembukaan: Salam Sukses, Salam Sejahtera atau tembak langsung menawarkan produknya yang beraneka ragam hingga menjanjikan saya akan menjadi ahli hipnotis seperti Uya Kuya dan Romy Rafael hanya dalam 1 hari
Pernah suatu kali saya mengalami kejadian tidak enak yaitu saat pertama kali mendapat email seperti ini. Kebetulan saat itu saya baru membuka pasang iklan di blog saya yang lain, beberapa hari kemudian ada sebuah email masuk. Ia menyebutkan produknya berserta segala kehebatannya namun tidak menawarkan atau berusaha menjualnya kepada saya, cuma promosi aja. Saya fikir dia berminat memasang iklan, saya tanya balik lewat email. Beberapa jam kemudian, dia mengirim email marah-marah dan memperingatkan saya agar STOP NGESPAM ke inbox emailnya.
Nah loh? Padahal dia yang ngsepam saya. Langsung saya balas emailnya, saya jelaskan semuanya bahwa email dia yang terlebih dulu mampir inbox saya. Anehnya beberapa hari kemudian datang lagi email darinya, dengan isi yang sama seperti email sebelumnya, tanpa fikir panjang langsung saya MARK AS SPAM
Saran saya buat penjual produk, sebaiknya jangan menempuh cara seperti ini. Di karenakan akan menjatuhkan reputasi anda plus akan melahirkan kecurigaan pada produk anda dan anda akan mendapat titel sebagai spammer. Tidak ada orang yang mau di datangi kemudian di tawarkan ini-dan-itu. Memang menjemput bola adalah strategi bagus, namun jika ada kesepakatan terlebih dahulu bahwa calon pembeli bersedia jika sewaktu-waktu di kirimi email untuk ditawarkan produk. Bukan ujuk-ujuk di datangi dengan menyerbu inbox email mereka itu sama saja spammer!
Bagaimana rekan-rekan apakah ada yang pernah alami masalah serupa, spam email menyerbu inbox rekan? Apakah memang mereka mendapatkan alamat email kita dari semua komentator yang berkomentar di blog mereka? Lalu apakah tindakan rekan semua, di biarkan atau di Mark As Spam?
Terima kasih
-
http://www.troyeman.com Troy Eman
-
http://antibanbocor.com antibanbocor | pertamax di indonesia






