Untuk menyambung posting saya sebelumnya mengenai Mengkanonisasi nama domain untuk membantu Google, di posting tersebut kita melakukan kanonisasi dengan menggunakan kode ‘redirect 301′ dan memasukannya kedalam file .htaccess, namun sekarang dengan cara menggunakan plugin, yaitu plugin “no www” dan “dengan www”.

Berikut ini ialah 2 jenis plugin yang membantu blogger untuk menentukan alamat domain dalam Wordpress. Sedikit penjelasan bagi yang mungkin belum tahu, menentukan domain sangatlah penting untuk membantu posisi anda di search engine, karena url dengan “www”(www.namaanda.com) dan tanpa “www” (namaanda.com) dianggap sebagai 2 url yang berbeda dan upaya menentukan satu nama domain biasa disebut “kanonisasi” .

Berikut ini saya kutip perkataan dari Matt Cutts dari Google:
Q: What is a canonical url? Do you have to use such a weird word, anyway?
A: Sorry that it’s a strange word; that’s what we call it around Google. Canonicalization is the process of picking the best url when there are several choices, and it usually refers to home pages. For example, most people would consider these the same urls:

* www.example.com
* example.com/
* www.example.com/index.html
* example.com/home.asP
Dan ini adalah 2 plugin yang saya maksud:

  • Tanpa WWW - Plugin ini dibuat sendiri oleh Matt Mullenweg empunya Wordress, bertujuan untuk meniadakan “www” di awal domain. Plugin ini yang saya gunakan sebagai preferred domain blog ini.
  • Dengan WWW - Plugin ini tentu saja bertujuan untuk menempatkan “www” diawal domain, dan dibuat oleh Mark Jaquith.

Jangan lupa langkah terakhir, jika anda belum pernah men-set domain resmi anda di Google webmaster tools, maka lakukanlah untuk menyempurnakan langkah kanonisasi.

  • Login Google Webmaster Tool dan pilih choose your preferred domain. Jika anda menggunakan plugin “dengan www”, maka set prefferred domain dengan “www”, begitupun dengan tanpa “www”.
  • Save!