Google & Technorati Bersatu Membunuh Text Link & Paid Review

Informasi 24 October 2009 | 37 Comments

Mungkin Oktober adalah bulan terberat bagi broker jual-beli teks link dan layanan review berbayar, karena 2 acuan untuk menilai kualitas sebuah blog sudah tidak lagi ada, yakni Google Pagerank dan Technorati Blog Reactions, benar 2 aksesoris untuk menambah gengsi sebuah blog telah di hapus dari mata publik.

Google PageRank telah tiada, atau setidaknya dari mata publik. Keputusan meniadakan Pagerank di ambil Google agar Webmaster lebih fokus dalam mengoptimalkan blog mereka, tanpa di ganggu PageRank yang di anggap sebagai pengalih perhatian, dan untuk menghilangkan kesalah anggapan bahwa PageRank adalah ukuran utama menentukan rangking sebuah blog, seperti di katakan oleh Susan Moskwa, seorang Analis dari Google Webmaster Trends:

We’ve been telling people for a long time that they shouldn’t focus on PageRank so much; many site owners seem to think it’s the most important metric for them to track, which is simply not true. We removed it because we felt it was silly to tell people not to think about it, but then to show them the data, implying that they should look at it.

Namun begitu tampaknya Google belum sepenuhnya berani serius menghilangkan nuansa PageRank, karena PageRank masih di jadikan fitur resmi yang ditawarkan Google Toolbar:

Image and video hosting by TinyPic

Mungkin berdasarkan kekhawatiran akan banyak yang membuang Google toolbar dari browser mereka, karena biar bagaimanapun PageRank merupakan sesuatu yang indah bagi banyak pihak. Jika tidak ada pagerank, lalu untuk apa install G Toolbar yang hanya membuat lelet browser mereka (mungkin loh)

Setahun lalu saya mempertanyakan ketidak konsistenan Google dalam memerangi bisnis paid link dan paid review di Jika PageRank Adalah Borok, Kenapa Google Memeliharanya?, akhirnya Google melakukan hal yang kebetulan saya ajukan sebagai solusi di posting itu yakni menghapus pagerank guna memerangi bisnis memanipulasi algoritma ini dan meluruskan pendapat bias bahwa pagerank adalah segalanya.

Technorati Blog Reactions, acuan lain yang digunakan paid links broker juga tiada, entah apa alasan Technorati menghilangkan fitur ini padahal besar manfaatnya dan merupakan daya tarik yang dimiliki Technorati.

Sekarang tidak adalagi rangking Technorati yang 2 tahun lalu sempat membuat saya terpaksa bermain nakal, dengan melakukan ping massal mengikuti trick yang di ulas blog ini.

Paid Link dan Paid Review Sedang Di bunuh perlahan.

Entah di sengaja atau tidak, atau adanya perjanjian antara Google dan pihak Technorati yang pasti keputusan mereka memberi angin panas bagi ke 2 bidang usaha ini, situasi ini memaksa mereka hanya berpegang kepada ranking Alexa hingga menemukan acuan lain di jadikan alternatif.

Pihak Advertiser pastinya tidak akan sudi membayar link dan review dari blog yang bagus menurut rank Alexa yang sama sekali tidak bermutu!

Namun kalau soal cari backlink, sepertinya mungking-mungkin saja, sejauh harganya benar-benar murah

Trafik Dan Angka Feedburner Sebagai Jawabannya!

Calon kuat untuk menggantikan Google PR dan Technorati Rank menurut saya adalah Trafik dan jumlah Feedburner. Trafik di jadikan tolak ukur menilai kualitas sebuah blog untuk teks link dan angka Feedburner di gunakan untuk menilai kualitas blog untuk paid reviews.

Tentunya hal tersebut malah memudahkan para blogger, karena menaikan trafik Blog dan menaikan angka pelanggan Feedburner terbilang lebih mudah dibanding menaikan Pagerank yang sama sekali tidak bisa kita kendalikan dan Technorati Rank yang semuanya tergantung dari backlink pihak lain.

Atau mungkin sekarang adalah saat tepat untuk pergi dari ladang usaha yang di musuhi Google ini, kemudian beralih ke Adsense atau bisnis afiliasi…saya rasa ke 2 lahan bisnis ini perlu anda tekuni :D

Info lainnya

Mau Tahu Paid Review Lokal Yang Lain? Nih Ada AdReviewCamp
Yuk Ikut Blogtoprofit Paid Review Super Mudah
Google Menawarkan Paid Reviews Via Adsense?
Technorati Berhenti Mengindeks Versi Lama Wordpress Karena Masalah Virus
You Review I Follow

Tagged in , , , ,

37 Responses on “Google & Technorati Bersatu Membunuh Text Link & Paid Review”

  1. dadang says:

    Pantas saja abi, pagerank google untuk bolehngeblog (http://bolehngeblog.blogspot.com) tidak tampak lagi. tadinya ada nilai 2 untuk pagerank. saya kira source code nya yang error, makanya saya ganti.
    trims atas informasinya

  2. jimmy says:

    saya setuju sama google, soalnya pagerank saya juga gak naik2 :D
    kapan ya hilang dari toolbar nya?

  3. Kalau ini benar terjadi, bisnis yang baru gue buka beberapa hari bakal gulung tikar.  Namun  2 hari kemarin gue masih bisa ngejual 21 link. Hal ini masih jadi kontroversi, karena meski tidak suka paid link, tapi hal ini justru yang bikin google laris manis

  4. tawakita.com says:

    wah menarik sekali kang, kang kalau update plug in caranya gimana kang

  5. iskandaria says:

    Berarti alexa rank bakalan jadi patokan pengganti ya BI? Kan salah satu acuan trafik adalah nilai alexa rank. Cukup adil saya kira. Saatnya berlomba dan berupaya membangun trafik. Setelah disibukkan dengan upaya meningkatkan pagerank :)

  6. omagus says:

    kayaknya feedburner bakalan jadi inceran dan acuan selanjutanya nih..!

  7. Eri Ricaldo says:

    wakh kehilangan alat indikator donk? Ntar gak ada situs ‘celeb’ lg ya mas?

  8. kayaknya itu baru analisis dari analis google, buktinya di toolbar masih ada apalagi yang ngomong cuma karyawan google aja. belum pasti masih nunggu keputusan OM google.
    Saya pikir sangat salah kalau bener google menghilangkan Pagerank, itulah komponen yang membedakan dengan pesaingnya seperti yahoo dan Bing kalau bener yahoo dan Bing bergabung dan mereka memberikan Pagerank.
    Bisa saja para blog review pindah ke yahoo.

  9. Wah… wah… jadi semakin menarik aja nih…

  10. jurug says:

    astaghfirulloh….
    bisa-bisa orang kaya diindonesia jadi mlarat mendadak nie pak. lalu bagaimana nasib para petani internet yang terlanjur mencangkul ladang mereka ??
     
    berfikir sejenak melihat masa depan…

  11. munawar am says:

    seperti Gempa, meski 2.0 skala richter, pageRank dicabut. Mudah-mudahan pada kuat bertahan

  12. Sy stuju Bi klo PR ga jd patoakn lg, soalnya kriteria penilaiannya yg sy ga stuju mesti nyari backlink. pdhl situs2 yg besar ga peduli dgn backlink krn lebih mementingkan traffik, kan smakin banyak traffik smakin bnyak jg kontennya sampe ke para netter.. nice post

  13. Panca says:

    Wah tampaknya harus beralih main adsense, tp yg bikin sy ragu maen adsense soalnya di rumah bukan cuma sy yg online ada beberapa teman & saudara, dan satu modem. apa ngga apa2 ya Bi kami main adsense bersamaan satu modem. melanggar TOS yah.
    Maap masih awam yg kayak ginian, kerjanya cuman ngeblog yg lurus2 aja.

  14. abang says:

    saya dah dengar berita ini beberapa hari yg lalu, sebenernya saya sudah memperkirakan hal ini bakal terjadi. Saatnya beralih k bisnis internet lainnya, adsense tetap jadi primadona. Tetap semangat :D

  15. arif says:

    SEO diujung tanduk, kah?

  16. jhoni says:

    yah………padahal saya baru berusaha meningkatkan google PG dan alexa!!!!!
     
    wah cilaka 12 nh!!!!!!

  17. Pereira says:

    Setuju jika Google menghilangkan PR utk menilai kwalitas suatu Blog,, hmmmmm,,saya setuju mgkin karena PR saya 0,, hahaha, :) )

  18. torik says:

    duh makin ribet nie kalo ga ada PR.. moga-moga saja ada pengantinya yang lebih bagus dan lebih mudah..

  19. casrudi says:

    Jadi bingung sendiri deh, belum juga ngerasain ngereview… :D

  20. alfon says:

    saya masih ingat waktu saya main paid review asik banget dapat $$$ tapi sayang sekarang tinggal kenangan.. info yang menarik mas salam kenal

  21. adeska says:

    analisis yg tajam, kang Abi. apa ini juga upaya google utk mengembalikan asas: content is the king?

  22. Biarin dicabut bi, biar ga jadi blogger matre BL lagi :)
    Jadi sekarang harus rajin2 nembak keyword (biar kunjungan rame dan harus pula buat postingan yang bermanfaat biar ada pelanggan feedburner) kedua-duanya ini yang ane blm mampu bi. Solusinya? Tetap jualan sayur di pasar Induk :) )

  23. wiyono says:

    benar benar sebuah posting yang mengagumkan, diulas secara simple dan akurat… bagi bagi follow dung… atau tukar link

  24. Pasha Nara says:

    kalo menurut saya lebih gampang menaikkan pagerank dari pada menaikkan trafik apalagi subscriber feedburner :)

  25. Sepertinya mbah Gugul sudah kecape’an ngurusin situs yang jualan link, kali yah..?…hehehe…just my opinion..
    Mantab artikel-nya Bi….bisa jadi inspirasi nih untuk bekel blog saya. Thanks

  26. seperiny klo bermusuhan dgn google selalu bakalan di minimalisir oleh google :)

  27. Hadi says:

    Alhamdulillah pagerank tidak jadi dihapus. :D

  28. adhit says:

    lha barusan google update pagerank, apa maksudnya ya?

  29. Hery says:

    tapi tetap aja masih bisa jalan program jual text link..heehehe

  30. rental mobil says:

    pagerank blogku menurun 1 tingkat.

  31. Kang Deni says:

    benar-benar menjadi badai ditengah padang pasir, tak berbekas jejak PR sekarang ini karena google dan technocrati telah menghilangkan PR

  32. alfon says:

    memang ada beritaa tentang penghapusan pagerank oleh google.. tapi terahir sejak update google 30 oktober eh kok malah blog saya yang 5 bulan gak diurus malah naik 2 google emang aneh

  33. pyou@bcozjc says:

    wew ..
    padahal blog ku sudah pr 2

    he he

  34. MbahKung says:

    Ternyata PR masih ada lho mas.
    Saya baru dapat PR sih.
    Salam kenal dari Surabaya

  35. bali says:

    hey….nice blog here i love your blog nice to read this blog

  36. belajar seo says:

    setuju dengan google, biar webmaster bermain seo dengan bener dan legal..

  37. delta says:

    saya juga heran.
    kenapa alexa sy dah bagus tapi google rank nya masih nol?
    apa emang dah ga ada lagi google rank…