Ketika Anak Panti Asuhan Di Jadikan Ungkapan Untuk Mencela
Pagi-pagi gini setelah publis 2 posting (ini dan ini) mau posting lagi ah, masih belum kenyang sebabnya hehehe. Ok ini masalah realitas sosial di Blogsphere yang beberapa hari terakhir saya temui berkenaan kontes SEO mas Pogung yakni Kampanye Damai Pemilu, ada sebagian rekan blogger yang berusaha memberi kesan bahwa kontestan yang menggunakan domain dengan keyphrase yang diperlombakan (yakni nama domain Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009) adalah cemen, bersalah dan gak hebat ilmu SEO-nya.
Bahkan adapula seorang blogger yang menurut saya sangat hebat, sehingga cukup mempercayakan anaknya yang baru berusia 5 tahun untuk bersaing di kontes ini, jika ia memakai domain yang diperlombakan atau katanya domain panti asuhan.
Ada lagi rekan yang lain mendeskripsikan bahwa pemakai domain panti asuhan dengan situasi sebuah panti asuhan, sehingga segalanya menjadi lebih mudah namun menyedihkan ungkapnya karena belajar SEO untuk masuk panti. Dan masih banyak rekan-rekan blogger yang menaruh benci dan kesal kepada kontestan lain yang memakai nama domain panti asuhan.
Lalu apakah menurut rekan-rekan jika sudah mempunya domain panti maka tidak perlu lagi mengoptimasi blognya lalu ditinggal tidur? Coba silahkan rekan beli domain panti lalu di diemin, jika posisinya sesuai diharapkan saya angkat 100 topi deh berarti tuh domain bener ajaib:)).
Jikalau saya ikut di kontes ini (ingat! Saya tidak ikut kontes ini), maka barang tentu saya akan membeli nama domain yang diperlombakan, pastinya saya akan langsung register nama domain http://kampanyedamaipemiluindonesia2009.com, atau jika perlu saya beli seperti ini: http://kampanyedamaipemiluindonesia2009-kampanyedamaipemiluindonesia2009-kampanyedamaipemiluindonesia2009.com hahaha jadi mirip kereta api tuh domain, atau anak panti kereta api?
Kenapa saya membeli nama domain sesuai keyword yang diperlombakan? Karena Google memberi kredit kepada nama domain, maka jika kalian yang katanya ngerti SEO tentu tahu soal itu, lalu kenapa tidak membelinya? Tidak punya duit kah? Sudah kehabisan karena terlambat sudah kedahuluan yang lain? Atau memang mempercayakan domain yang anda punyai sekarang?
Pilihan apapun yang rekan semua ambil tentulah sudah di pertimbangkan, terlebih lagi menurut Pogung the rules of the contest IS NO RULES!. Jadi yah bebas-bebas aja, optimalkan apa yang sudah menjadi pilihan, tidak usahlah menghina pihak lain, jika anda petarung maka fight for what you have chosen.
Saya pribadi angkat topi bagi mereka yang telah membeli nama domain (yang kalian sebut) panti asuhan, karena mereka benar-benar ngerti SEO dan pandai memanfaatkan peluang.
Dan bagi mereka yang ngenyek (bahasa jawa:ngatain) menurut saya sedang membangun tembok untuk melindungi diri, jika kelak mereka kalah mereka akan beralasan:”jelas aja gue kalah gue gak make domain panti” dan juga sedang membangun opini, jika mereka menang akan sesumbar: “Hebat kan gue tanpa domain panti bisa menang”. Maaf jika saya salah menafsir.
Inti posting ini bukan karena saya tersindir lah wong ikut aja enggak dan bukan untuk menyindir siapapun namun untuk mengembalikan konsep kontes SEO ini yakni kejalan yang DAMAI sesuai dengan keyphrase yang dilombakan yakni Kampanye Damai….Lalu gimana mau damai jika kontestannya sudah menyebar kebencian?
Maka bertarunglah sesuai dengan pilihanmu dengan segala kemampuan yang kamu miliki, tidak usah nyebar psywar seperti yang saya alami di Kontes Busby SEO Test lalu, gitu bro and sis. Semoga bermanfaat
.
Sampai jumpa lagi & Wassallam.


Sedang mencari paket umrah murah? Coba lihat paket yang kami tawarkan, berserta wisata ke negeri Istanbul, Dubai atau Yerusallem dan beribadah juga berwisata bersama orang anda sayangi.





Pingback: Tentang Kontes SEO Kampanye Damai | kampanye damai, kontes SEO, pembelajar, seo contest for fun | Ken Reidy’s Blog
Pingback: Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Give Ur Best Shot Friends! : Blog SEO
Pingback: Pantauan Singkat Kampanye Pemilu Indonesia 2009 | Rumah Abi
Pingback: Kampanye Damai Apa Kabar? | resep manjur