Agama Islam lagi-lagi diserang dan dilecehkan oleh mereka, non Muslim yang memiliki persepsi buruk terhadap Islam. Rupanya imej terorisme sudah disifatkan kepada agama Islam. Ini terulang lagi lewat film fitna yang dibuat oleh anggota parlemen sayap-kanan Belanda Geert Wilders, film ini menimbulkan kecaman luas dari umat Muslim di seluruh dunia dan kalangan internasional. Film Fitna ini merupakan pandangan pribadi Wilders terhadap Islam.

Suka atau tidak suka agama Islam, dewasa ini tengah dijadikan objek baik untuk mengekspresikan gairah seni, politik dan hiburan mereka namun dalam konteks memberi hinaan dan memusuhi. Sebagai Muslim tentu saya muak dan tidak suka dengan kenyataan ini, tetapi kebebasan berekspresi merupakan hal biasa di negeri mereka. Tetapi sangat disayangkan, kebebasan bereksrepsi yang mereka hadirkan tidak mendeskripsikan Islam dengan benar.

Non Muslim selama ini memandang bahwa mereka yang disebut teroris adalah orang-orang yang paling mewakili Islam, dikarenakan mereka umumnya adalah orang Arab, faham al Quran dan teriak Allahu Akbar. Dan lebih parah lagi mereka meyakini bahwa tindakan terorisme itu di sponsori dan di inspirasikan oleh Quran.

Apakah benar tindakan mereka dikarenakan Quran memerintahkan mereka untuk membunuhi Kafir secara membabi buta?

Pertanyaan diatas patut dicari jawabnya. Saya sebagai orang Muslim, dan selama 27 tahun hidup sebagai seorang Muslim, namun tidak pernah terbersit sekalipun dibenak saya untuk membunuhi kafir secara membabi buta dan pula tidak pernah sekalipun menemukan ayat dalam al Quran yang memerintahkan saya atau umat Islam lainnya untuk melakukan hal itu.

Lalu apa yang menyebabkan mereka yang disebut teroris itu melakukan tindakan terorisme di negri-negri mereka? Kebijakan Militer negara-negara barat di semenanjung Arab dan penjajahan, itulah pemicu utama terjadi serangan balik para pembom bunuh diri kenegara mereka.

Dan hal ini dapat dilihat dari hasil poling yang dikeluarkan oleh pemerintah Ingris yang dapat anda temui di website london times pada tahun 2004, mengabarkan bahwa 13% dari total populasi penduduk Muslim di Ingris membenarkan tindakan bom bunuh diri dikarenakan kemarahan mereka terhadap kebijakan militer Ingris, Amerika dan eropa yang bercokol di timur tengah. (sumber:http://www.abc.net.au/7.30/content/2005/s1418817.htm)

Hal ini didukung oleh surat yang di tuliskan Al-Zarqawi kepada Osama bin Laden pada tahun 2004, didalam surat tersebut Al Zarqawi menyebutkan strateginya untuk memfokuskan serangan bunuh diri kepada pemerintah Irak dan agen-agen Barat yang bercokol di Irak. Ia memfokuskan kepada dua institusi itu dikarenakan mereka adalah mata, telinga dan perpanjangan tangan dari penjajah Amerika. (sumber:http://www.abc.net.au/7.30/content/2005/s1418817.htm)

Dikarenakan kebencian terhadap penjajahan barat di negeri merekalah yang menjadi motivasi kuat untuk memobilisasi umat Muslim untuk melakukan tindakan yang non Muslim sebut teror. Dan menjadi faktor pendukung untuk membantu Osama bin Laden merekrut para pembom bunuh diri.

Jikalau Amerika dan kekuatan barat lainnya menarik mundur pasukan mereka di semenanjung Arab tentulah tindakan-tindakan teror tidak akan pernah terjadi dinegara mereka. Hal ini dibuktikan ketika terjadi perang di Libenanon, Hizbullah saat itu juga mempraktekann bom bunuh diri sebagai usaha perlawanan mereka terhadap USA dan Isreal. Namun disaat Amerika menarik mundur pasukan mereka dan meninggalkan Libanon, Hizbullah tidak menyerang negara Amerika dengan bom bunuh diri mereka, begitupun ketika Israel mundur, Hizbullah tidak memborbardir Tel Aviv dengan bom bunuh diri. Namun semuanya tuntas alias tidak ada serangan balasan. (sumber:http://www.abc.net.au/7.30/content/2005/s1418817.htm)

Sebenarnya Amerika dan negara-negara barat lainnya telah salah membaca motivasi para pembom bunuh diri, mereka melakukan tindakan teror bukan didasari karena perintah Islam namun dikarenakan perlawanan mereka terhadap penjajahan barat dibumi Arab. Islam bukan agama yang menginspirasikan umatnya untuk menjadi manusia-manusia pembunuh tanpa punya hati nurani.

Karena Tuhan saya tidak pernah mengajarkan hamba-hambanya untuk berbuat sewenang-wenang dibumi-Nya dengan membunuhi orang seenak perutnya, seperti perintah berikut:

3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”
[1 Samuel 15]

Silahkan anda beli al Quran dan cari ayat seperti atau mendekat ayat diatas di antara 114 surat dan 6000 lebih ayatnya, niscaya anda tidak akan menemukannya. Namun beginilah perintah Quran kepada nonMuslim yang tidak memerangi Islam:

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (Qs 60:8)

Dan umat Islam dibolehkan perang jikalau mereka diperangi terlebih dahulu:

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” [Qs 2:190].

Dan nabi Muhammad saw berpesan kepada umatnya untuk memperlakukan Kafir Dhimi (atau Dzimmi berasal dari kata Dzimah yang bermakna aman atau janji, yakni golongan nonMuslim yang hidup berdamai dalam naungan pemerintahan Islam (Daulah Islam)) dengan baik dan mengancam umatnya jika mengganggu mereka, seperti pada hadis berikut:

“Barangsiapa yang mengganggu seorang kafir dzimmi maka aku yang menjadi lawannya nanti pada hari kiamat!”. [HR. Al Khathib dalam At Tarikh dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu dengan sanad shahih]

Dan selanjutnya bisa anda baca di Wajah damai dienul Islam

Dan silahkan juga baca ini Jangan mau dibodohi oleh Propaganda.

Penghujatan dan penyerangan terhadap Islam dewasa ini oleh barat merupakan kesalahan mereka dalam membaca motivasi para pembom bunuh diri. Dan tindakan terorisme yang terjadi dinegara barat diakibatkan oleh campur tangan militer barat di negeri mereka.

Wassallam.

post signature