Pengumuman Resmi Saya Berhenti Merokok!
Hari ini saya berhenti merokok, alhamdulillah lega rasanya seharian ini tidak ditemani oleh benda yang panjangnya berukuran 9 senti dan berasap yang biasanya terselip diantara jari-jari saya. Komitmen untuk berhenti merokok akhirnya terealisasi pada hari ini, dan mudah-mudahan selamanya. Jujur untuk meninggalkan benda berasap ini sangatlah sulit, penuh pengorbanan besar (bahkan saat menulis posting ini sayapun kepingin merokok) karena hampir 11 tahun saya bersamanya dalam susah, senang, sedih, gembira & beragam suasana hati lainnya.
Memang Berhala 9 senti ini, biar bagaimanapun, memberikan kontribusi positif kepada saya selama ini. Seperti ucapan umumnya perokok, ia membantu berkonsentrasi saat kerja, menambah percaya diri, teman santai, teman setelah makan, saat kumpul dengan teman, teman duduk diatas kakus saat ‘bongkar muatan perut’ :d dan sederet manfaat lainnya.
Tapi semua aktifitas diataspun bisa dilakukan oleh mereka yang tidak merokok. Mereka dapat berkonsentrasi, bisa percaya diri, bisa bersantai, bisa buang hajat dsbnya tanpa membutuhkan rokok. Lalu kenapa harus ada sebatang rokok dijari ini jika semua hal itupun saya dapat lakukan & lewatkan tanpanya? dahulu saya biasa menjawab dengan ini “Mereka tidak merasakan enaknya merokok, makanya mereka tidak tahu itulah kelebihan perokok.”
Merokok memang enak, sangat enak sekali, itu tidak diragukan lagi makanya tidak heran jika hampir setengah penduduk dunia merokok. Tapi sayapun iri dengan mereka yang dapat hidup tanpanya, mereka tidak perlu bergantung pada benda yang dapat menguras duit mereka, membahayakan kesehatan dan juga membahayakan orang lain.
Semua perokok pasti sadar, ada gumpalan kerugian besar dalam benda ini, namun kesadaran biasanya hanya sebatas kata-kata tanpa melakukan tindakan riil untuk meninggalkannya. Karena itu maka munculah sebuah ungkapan yang berbunyi, “Sekarang atau nanti kitapun mati, lalu kenapa harus berhenti?” Ungkapan seperti ini tepat jika anda hidup sendirian ditengah hutan bersama binatang-binatang saja, yang jauh dari manusia. Jika disitu anda tinggal silahkan anut ungkapan tersebut.
Tentulah mati-hidupnya anda akan berefek kepada orang sekitar. Anak-istri, orang tua, keluarga dan semua handai taulan langsung atau tidak pasti akan kena ‘getah’- nya jika anda sakit lalu almarhum. Lain halnya jika anda tidak punya siapa-siapa dan hidup ditengah hutan rimba :d.
Ada lagi ungkapan, umur ditangan Tuhan bukan rokok! Benar sekali ungkapan ini, nah skarang ambil AK 47 lalu arahkan kekepala kemudian tembakan, sambil berkata umur ditangan Tuhan bukan AK 47..dan lihat hasilnya. Yah itulah 2 ungkapan yang dulu saya pegang untuk membenarkan kebiasaan saya merokok. Namun sekarang tidak lagi.
Saya publikasikan berhenti merokok diblog ini agar dunia tahu saya berhenti merokok :wink_wp: jadi jika kelak datang godaan besar maka posting ini sebagai pengingat. Doain yah agar saya terus konsisten dengan janji/ikrar saya ini untuk berhenti merokok….
Oh iya pengumuman yang lain yaitu abibakar.blogspot.com tetap saya maintain & tidak ditinggal, memang sementara ini di ‘lupakan’ sementara karena 2 hal, ngedandanin blog ini, satu lagi karena blogspot masih belum stabil untuk diakses, harus pakai proxy segala. Jadi ini lah yang bikin rada males juga, tapi ini untuk sementara dalam waktu dekat abibakar.blogspot.com akan terupdate lagi, jangan berhenti mampir yah!
Wassallam.


Sedang mencari paket umrah murah? Coba lihat paket yang kami tawarkan, berserta wisata ke negeri Istanbul, Dubai atau Yerusallem dan beribadah juga berwisata bersama orang anda sayangi.





Pingback: Kilas Balik AbiBakarBlog.com Selama 2008
Pingback: Stop Smoking Now! (Im Trying) « menangkan hidup kita!